Dengan pertimbangan akan terjadinya perkembangan pembangunan yang lebih pesat disegala sektor yang akan membutuhkan tenaga-tenaga muda yang profesional pada masa-masa yang akan datang, maka Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang, yang selama ini telah mengelola Pendidikan Menengah Kejuruan yaitu SMK Pembangunan yang terletak di Jalan Raja Haji Fisabilillah No. 34 Km.5 Tanjungpinang, membulatkan tekad dengan menyelenggarakan pendidikan yang lebih luas namun tetap bermutu.
Bertitik tolak pada hal tersebut diatas, maka pada awal tahun 1997 dimulailah persiapan dan penjajakan untuk mendirikan sebuah Akademi dengan program Diploma III Akuntansi dengan segala persyaratan yang ditentukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, melalui Koordinator Kopertis Wilayah X Kepri – Sumbar – Riau – Jambi yang berkedudukan di Padang, dengan segala usaha yang tidak mengenal lelah, para pengurus YPPK Tanjungpinang, perjuangan tersebut telah menampilkan hasil, pada awal tahun 1998 tepatnya pada bulan Pebruari 1998 persetujuan Pendirian Akademi dengan Program Diploma III Akuntansi dapat disetujui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 10/D/O/1998 tanggal 23 Pebruari 1998 dengan status terdaftar, melalui Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah X Padang.
Atas musyawarah Pengurus Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang, maka Akademi yang keberadaannya telah diakui oleh Mendikbud RI melalui Surat Keputusan No. 10/D/O/1998 tanggal 23 Pebruari 1998 diberi nama Akademi Akuntansi Pembangunan dengan singkatan AAP Tanjungpinang secara formal telah diresmikan pada hari Sabtu tanggal 12 September 1998 oleh bapak Abdul Manan. S Bupati KDH Tingkat II Kepulauan Riau, yang juga dihadiri oleh Bapak Ir. Yusrizal mewakili Ketua Kopertis Wilayah X Padang serta para undangan lainnya. Selanjutnya pada tahun 2006 Akademi Akuntansi Pembangunan (AAP) Tanjungpinang memperpanjang Izin Penyelenggaraan Pendidikan Program Studi Akuntansi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 661/D/T/2006 tanggal 07 Februari 2006.
Selanjutnya Pada tahun 2006 Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang mengajukan proposal pengembangan Akademi Akuntansi Pembangunan (AAP) Tanjungpinang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ke Dirjen Pendidikan Tinggi Jakarta. Setelah melalui proses yang panjang akhirnya pada tahun 2008 ijin STIE Pembangunan Tanjungpinang keluar dengan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 160/D/O/2008 tanggal 05 Agustus 2008 tentang Pemberian ijin Penyelenggaraan Program-Program Studi Baru dan Perubahan Bentuk Akademi Akuntansi Pembangunan di Tanjungpinang menjadi STIE Pembangunan Tanjungpinang diselenggarakan oleh Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan Tanjungpinang. Adapun Program-Program Studi yang dibuka pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ada 3 (tiga) Program Studi yaitu :
- Program Studi Akuntansi (S1)
- Program Studi Manajemen(S1)
- Program Studi Akuntansi (D3)
Pada tahun 2011 Yayasan merubah nama yayasan menjadi Yayasan Pembangunan Pendidikan Kepri (YPPK) Tanjungpinang. Kemudian STIE Pembangunan memperpanjang izin program studi yang sudah habis masa berlakunya. Adapun perpanjangan izin terbaru untuk program studi tersebut:
Program Studi S1 Manajemen STIE Pembangunan Tanjungpinang merancang mahasiswa dan lulusannya agar mampu mengembangkan potensi diri serta memiliki kompetensi profesional dalam bidang manajemen dan bisnis. Lulusan Program Studi S1 Manajemen dipersiapkan untuk memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan masalah manajerial, mengambil keputusan strategis, mengembangkan inovasi dan kreativitas, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dalam tim, serta menunjukkan kepemimpinan yang efektif. Selain itu, lulusan juga diarahkan untuk memiliki integritas, profesionalisme, kemampuan analitis, kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan data, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tata kelola yang baik dalam menjalankan profesinya.
Dengan kompetensi tersebut, lulusan Program Studi S1 Manajemen diharapkan mampu berkiprah dalam berbagai bidang pekerjaan dan organisasi, baik pada sektor swasta maupun publik, serta mampu mengembangkan usaha secara mandiri. Profil lulusan diarahkan antara lain untuk menjadi manajer fungsional, konsultan manajemen dan bisnis, edukator/pelatih/penyuluh, entrepreneur, serta analis yang mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan organisasi dan dunia usaha.
Dalam rangka memberikan ruang pengembangan kompetensi yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan minat mahasiswa, Program Studi S1 Manajemen memiliki dua konsentrasi, yaitu:
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
Konsentrasi ini berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa dalam mengelola sumber daya manusia dalam organisasi, meliputi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, manajemen kinerja, kompensasi, hubungan kerja, serta pengembangan organisasi. Mahasiswa diarahkan untuk mampu mengelola sumber daya manusia secara strategis dan berkelanjutan guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Manajemen Pemasaran
Konsentrasi ini berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin dinamis. Bidang yang dipelajari meliputi perilaku konsumen, riset pemasaran, strategi pemasaran, manajemen merek, pemasaran digital, komunikasi pemasaran, pengelolaan hubungan pelanggan, serta pengembangan strategi pemasaran berbasis data dan teknologi.
Melalui penyelenggaraan Program Studi S1 Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manajemen Pemasaran, STIE Pembangunan Tanjungpinang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan terhadap teori dan konsep manajemen, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai konteks organisasi dan bisnis. Lulusan diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang profesional, adaptif, inovatif, berintegritas, memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan organisasi, dunia usaha, masyarakat, dan pembangunan daerah maupun nasional.